Kadin Indonesia Datangi DPRD Gorontalo, Bahas Persiapan Mukab/Mukota se-Provinsi

Kadin Indonesia Datangi DPRD Gorontalo, Bahas Persiapan Mukab/Mukota se-Provinsi
Perwakilan Kadin Indonesia bertemu Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili Diruang Kerja Ketua DPRD (foto.istimewa)

Info Gorontalo - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendatangi DPRD Provinsi Gorontalo untuk membahas persiapan Musyawarah Kabupaten/Kota (Mukab/Mukota) Kadin se-Provinsi Gorontalo.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi Kadin Indonesia dengan pimpinan DPRD dan sejumlah anggota legislatif untuk memastikan tahapan musyawarah di tingkat kabupaten/kota berjalan tertib dan demokratis.

Perwakilan Kadin Indonesia, Hamzah Raharayyan, mengatakan kunjungan itu merupakan bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan Mukab/Mukota yang nantinya menjadi tahapan menuju Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Gorontalo.

“Pertama, kunjungan kami hari ini adalah dalam rangka persiapan musyawarah Kadin kabupaten/kota seluruh Provinsi Gorontalo,” ujar Hamzah.

Rombongan Kadin Indonesia diterima Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili dan Wakil Ketua DPRD Sulyanto Pateda. Pertemuan itu turut dihadiri dua anggota DPRD dari Kabupaten Gorontalo Utara.

Hamzah mengapresiasi sambutan DPRD Gorontalo. Ia menyebut komunikasi yang terbangun tidak hanya berlangsung dalam konteks kelembagaan, tetapi juga diperkuat hubungan personal karena sejumlah pihak memiliki latar belakang sebagai alumni KNPI.

“Kami sangat bersyukur sekali. Padahal urusan ini adalah urusan Kadin, tetapi kebetulan para pimpinan itu alumni KNPI. Kami juga bagian daripada KNPI zaman dulu-dulu. Sehingga pertemanan ini alhamdulillah berlanjut sampai hari ini,” katanya.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Mukab/Mukota Kadin di seluruh kabupaten/kota.

Ia berharap proses musyawarah berlangsung terbuka, demokratis dan tertib hingga menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa Kadin semakin kuat dalam mendukung perekonomian daerah.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik dan mendukung pelaksanaan musyawarah Kadin kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo. Kami berharap prosesnya berjalan demokratis, tertib dan lancar, sehingga menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa Kadin semakin maju,” ujar Thomas

Menurut Thomas, Kadin memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem dunia usaha. Organisasi tersebut juga dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendorong investasi, memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja dan meningkatkan daya saing ekonomi Gorontalo.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, DPRD dan dunia usaha semakin penting dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kepengurusan yang terpilih nantinya dapat membangun kolaborasi dengan semua pihak. Dunia usaha harus tumbuh, UMKM harus diperkuat, investasi harus kita dorong, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kadin Indonesia secara khusus meminta dukungan DPRD agar proses Mukab/Mukota berjalan lancar.

OKK Kadin Indonesia, Andi Nurhadi, mengatakan musyawarah sangat memungkinkan diikuti lebih dari satu kandidat. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga proses pemilihan agar tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi.

“Kami berharap bantuan dari pimpinan DPRD supaya musyawarah ini berjalan dengan baik, lancar, dan melahirkan pimpinan Kadin kabupaten/kota se-Gorontalo lima tahun ke depan yang baik,” jelas Andi.

Ia berharap kepengurusan yang terpilih mampu membangun hubungan strategis dengan pemerintah daerah dan memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama penguatan usaha mikro, kecil dan menengah.

Hamzah menambahkan, dirinya mendapat kepercayaan dari Kadin Indonesia untuk ikut menjalankan proses Mukab/Mukota Kadin di Gorontalo.

Tahapan ini akan menjadi bagian penting dalam penataan kepengurusan Kadin kabupaten/kota sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musprov Kadin Provinsi Gorontalo.

Kadin berharap kepengurusan baru nantinya mampu memperkuat sinergi dunia usaha dengan pemerintah daerah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi Gorontalo.